Breaking

logo

Thursday, August 16, 2018

Tidak Ada Alasan Jokowi-Ma'ruf Untuk Tak Menang di Buol

Tidak Ada Alasan  Jokowi-Ma'ruf Untuk Tak Menang di Buol

Kontestasi Pilpres sudah di depan mata. Pasangan Capres dan Cawapres  yang akan bertarungpun telah resmi mendaftar di KPU  dan telah melakukan Tes Kesehatan sebagai syarat menjadi Capres dan  Cawapres.

Pilpres 2019 dipastikan akan menghadirkan pertarungan capres lama, yang berbeda hanyalah wakilnya. Joko Widodo dan  Ma'ruf Amin akan berhadapan dengan pasangan Prabowo dan Sandiago Uno.

Golkar Buol sebagai salah  satu partai pengusung Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin merasa yakin tidak ada alasan pasangan ini untuk tidak menang di Kabupaten Buol.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Fungsionaris Golkar Buol, Muh. Ikbal A Ibrahim dalam press rilis yang diterima dakoan.com. Rabu (15/08/2018)

Menurut Muh. Ikbal, keyakin Golkar Buol akan kemenengan Jokowi-Ma'ruf Amin di Kabupaten Buol sangat berdasar. Karena Buol adalah salah satu kabupaten dimana Jokowi menang di Pilpres 2014 yakni unggul 52, 35 % atas Prabowo  yang hanya mencapai 47,68%

"Padahal, posisi saat itu Jokowi belum menjabat dan masih sama-sama start dengan Prabowo, tentu, akan berbeda  dengan Jokowi setelah menjabat karena masifnya program yang  dijalankan", tulis Muh. Ikbal

Lanjutnya lagi, konfigurasi politik Buol juga memaparkan fakta politik yang sama, dimana jika dikalkulasi jumlah kursi partai pengusung Jokowi-Ma'ruf berjumlah 17 kursi, sedangkan  partai pengusung Prabowo-Sandi hanya 8 kursi.

"2/3 dari jumlah kursi DPRD Kab. Buol adalah milik  partai  pengusung Jokowi-Ma'ruf" rinci Muh Ikbal.

Kabupaten Buol menurut Muh. Ikbal juga memiliki tradisi yang  selalu melahirkan kelompok aktivis atau mereka yang memiliki gagasan progresif.

Kebijakan Jokowi atas Freeport, Kebijakan Agraria, dan beberapa kebijakan lain adalah satu fakta politik baru dan progresif. Tentu saja kata Muh. Ikbal hal itu sangat berkesesuaian dengan tradisi yang berkrmbang di Kabupaten Buol.

 "Memang belumlah ideal namun setidaknya mengambil jalur berbeda dibanding rezim-rezim sebelumnya", sambungnya.

Muh. Ikbal juga menyebutkan bahwa labelisasi Nasionalis- Agama pada pasangan Jokowi-Ma'ruf sangat sambut baik kalangan  akar rumput di Kabupaten Buol dibanding pasangan Militer-Pengusaha.

Disclaimer: Kiriman pengguna/pembaca disitus ini, sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna. Dakoan.com tidak bertanggung jawab atas segala konsekwensi hukum yang timbul dari kiriman para pengguna tersebut